cara menjaga paru paru
CARA MENJAGA KESEHATAN PARU-PARU
Paru-paru merupakan organ tubuh yang sangat penting dan
tidak tergantikan untuk tubuh kita. Oleh karena itu menjaga kesehatan organ
yang satu ini merupakan sebuah kewajiban. Bagaimana caranya?
Paru-paru adalah organ pada sistem pernafasan yang
berhubungan dengan sistem peredaran darah. Paru-paru berfungsi untuk menukar
oksigen dari udara dengan karbonmonoksida dari darah. Proses ini disebut dengan
bernafas. Manusia memiliki dua paru-paru yaitu paru kiri dan paru kanan. Paru
kiri memiliki dua lobus sehingga memiliki ukuran lebih kecil dari paru kanan
yang memiliki tiga lobus. Total panjang saluran udara yang melalui dua
paru-paru mencapai 2400 kilometer. Manusia membutuhkan oksigen 550 liter setiap
harinya.
Paru-paru memiliki fungsi yang sangat vital bagi tubuh
karena melakukan pekerjaan yang luar biasa setiap hari. Paru-paru yang sehat
dapat menyediakan oksigen dalam jumlah besar untuk darah. Ketersediaan oksigen
yang cukup bagi tubuh dapat memberikan dampak bagus bagi tubuh agar dapat
bekerja dan melakukan aktifitas dengan baik. Gaya hidup yang sehat dapat
menjaga kesehatan paru-paru. Tidak ada langkah besar yang akan kita capai
apabila tidak dimulai dari langkah kecil. Berikut gaya hidup yang dapat
diterapkan agar paru-paru tetap sehat :
- Berhenti
merokok
Merokok adalah penyebab utama dari penyakit paru-paru yang serius seperti kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronis. Asap dari rokok berisi lebih dari 400 senyawa kimia berbahaya dan 50 dari senyawa itu diketahui menyebabkan kanker. - Menjauhi
asap rokok
Tahukah Anda bahwa dua per tiga dari asap rokok tidak dihirup oleh perokok, tetapi memasuki udara disekitar perokok. Seseorang yang bukan perokok namun menghirup asap rokok memiliki resiko penyakit yang sama dengan perokok. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari perokok pasif adalah dengan melarang perokok untuk merokok di dalam rumah, mobil atau lingkungan kerja. - Mencuci
tangan dengan sabun dan air.
Diperkirakan tangan dapat menyebarkan 80 persen dari penyakit pernafasan yang menular seperti pilek dan flu. Resiko terinfeksi virus dan bakteri dapat dihindari dengan mencuci tangan setiap sebelum makan, sesudah makan dan sesudah buang air. - Menghindari
polusi udara dan menjaga kebersihan udara.
Polusi udara didalam ruangan dan luar ruangan dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama bagi seseorang yang memiliki penyakit paru-paru. Polusi udara dapat mengiritasi atau menghancurkan jaringan paru-paru. Bahkan polusi udara pada tingkatan yang rendah dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan.Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi udara agar tetap bersih :
?Lingkungan diluar ruangan
- Tidak membiarkan mesin mobil menyala ketika tidak dipakai.
- Tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya dihalaman dan taman.
- Menggunakan angkutan umum.
Lingkungan didalam ruangan
- Menjaga kelembapan didalam rumah dengan cara menggunakan exhaust fans didalam kamar mandi dan dapur untuk sirkulasi udara.
- Membersihkan secara berkala peralatan rumah tangga.
- Menjaga kebersihan lantai, kamar mandi dan dapur.
- Menjaga kebersihan sofa, kasur dan bantal dari debu.
- Menjaga sirkulasi udara didalam ruangan. - Melakukan
aktifitas fisik
Melakukan aktifitas fisik secara rutin minimal 30 menit setiap hari seperti senam aerobik dan berenang dapat menjaga kesehatan paru-paru, menjaga kestabilan emosi dan membantu mengelola stress.
Sering kali kita melakukan kegiatan tanpa menyadari dampak
negatif dikemudian hari. Berikut beberapa kerusakan pada paru-paru sering
terjadi karena beberapa hal seperti :
- Terkena
asap rokok (perokok aktif dan perokok pasif). Berikut beberapa kerugian
merokok :
- Merokok dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.
- Merokok dapat mengganggu aliran darah
- Merokok menyebabkan tekanan darah tinggi
- Merokok menyebabkan penyakit paru-paru mulai bronkhitis hingga kanker.
- Merokok menjadi penyebab kambuhnya asma
- Merokok menurunkan kualitas tidur
- Merokok adalah salah satu penyebab kanker paru-paru terbesar. - Terkena
asap kendaraan bermotor. Asap kendaraan bermotor memiliki kandungan
senyawa karbonmonoksida, hidrokarbon, nitrogen, sulfur dioksida, timah
hitam.
- Infeksi
virus dan bakteri.
- Alergi.
- Kelebihan
berat badan.
Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan
atau masalah pada paru-paru :
- Pneumonia
: infeksi bakteri pada alveoli.
- Tuberkulosis
: infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
- Pembengkakan
paru-paru : kebocoran cairan dari pembluh darah kecil paru-paru ke dalam
kantong udara dan sekitarnya. Hal ini dapat disebabkan oleh gagal jantung
dan tekanan kembali pembuluh darah paru-paru, dan cedera langsung ke
paru-paru.
- Kanker
paru-paru.
- Asthma.
- Bronkitis.
- Penyakit
Paru Obstruktif Kronis.
https://vivahealth.co.id/
Komentar
Posting Komentar